Header Ads

header ad

Kenali Kelenjar Getah Bening

KARIKES - Kelenjar getah bening adalah salah satu organ penting dalam tubuh manusia yang berfungsi sebagai tempat pematangan sel-sel darah putih yang selanjutnya akan memegang peranan dalam melawan kuman penyakit.

Kelenjar ini tersebar di seluruh tubuh, berukuran kecil serupa kacang, dan menjadi bagian penting dalam sistem kekebalan tubuh manusia.



Seiring fungsinya sebagai salah satu organ penting dalam pertahanan tubuh kita, kelenjar getah bening akan ikut menunjukkan gejala ketika tubuh terserang penyakit.

Kelenjar getah bening hampir selalu ditandai dengan pembengkakan kelenjar tersebut karena respon dari sel-sel darah putih terhadap adanya suatu kondisi atau benda asing di dalam tubuh penderitanya.

Infeksi di luar Kelenjar Getah bening

Penyakit kelenjar getah bening yang pertama akan kita bahas merupakan pembengkakan pada kelenjar getah bening yang disebabkan oleh infeksi pada organ di luar kelenjar tersebut.

Infeksi yang sering kali menimbulkan pembesaran kelenjar getah bening di sekitarnya adalah radang tenggorokan (ISPA), penyakit seperti campak, infeksi pada telinga, masalah pada gigi dan mulut seperti gigi berlubang, gusi bengkak dan bernanah.

Semua penyakit yang disebutkan ini akan menimbulkan gejala berupa pembesaran kelenjar getah bening di sekitar kepala dan leher, seperti pada kelenjar getah bening di bawah rahang atau di belakang telinga.

Kelenjar akan teraba membesar dan akan membaik dengan sendirinya jika infeksi di atas teratasi, karena pembengkakan kelenjar ini hanya merupakan respon terhadap kondisi infeksi yang terjadi.

Infeksi Kelenjar Getah Bening

Penyakit kelenjar getah bening yang berasal dari infeksi pada kelenjar itu sendiri, seperti contoh adalah infeksi kuman Mycobacterium tuberculosis. Infeksi ini dikenal dengan istilah limfadenitis TB.

Pada kasus infeksi langsung pada kelenjar getah bening, maka kelenjar anda tidak hanya akan membengkak melainkan juga terasa nyeri, teraba hangat, bahkan bisa menimbulkan luka atau borok (ulkus) jika tidak segera diobati.

Penyakit Autoimun

Penyakit kelenjar getah bening yang selanjutnya adalah kumpulan penyakit autoimun. Penyakit autoimun secara sederhana diartikan sebagai kondisi dimana sistem kekebalan tubuh seseorang menyerang sel-sel sehat dari tubuhnya sendiri.

Hal inilah yang menyebabkan penderita penyakit autoimun juga akan mengalami pembesaran kelenjar getah bening, tetapi disertai dengan gejala lain dari penyakitnya.

Keganasan atau Kanker Kelenjar Getah Bening

Penyakit kelenjar getah bening yang terakhir akan kita bahas adalah keganasan atau kanker, baik yang memang menyerang kelenjar getah bening atau merupakan metastasis (penyebaran) dari kanker lain.

Keganasan pada kelenjar getah bening dikenal dengan istilah limfoma malignan yang penyebabnya belum diketahui dengan pasti, namun Virus Epstein Barr merupakan virus yang dicurigai sebagai penyebabnya.

Limfoma yang ganas terdiri dari 2 jenis yakni Hodgkin Limfoma dan Non-Hodgkin Limfoma, yang dibedakan menggunakan pemeriksaan histologi di laboratorium.

Kedua kondisi itu akan menyebabkan penderitanya mengalami pembengkakan kelanjar getah bening leher (pada 80% Hodgkin Limfoma) dan juga kelenjar getah bening lain, penurunan berat badan tanpa alasan yang jelas, keringat pada malam hari, nafsu makan dan daya kerja yang juga menurun dan gatal-gatal pada kulit.

Pengobatan limfoma ganas ini dapat dilakukan dengan menggunakan kemoterapi dan radiasi.

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.